Pages

Showing posts with label Karakterku. Show all posts
Showing posts with label Karakterku. Show all posts

Sunday, 21 December 2014

Proaktif

Bersikap proaktif lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif berarti bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri, baik di masa lalu, masa kini, maupun masa mendatang. Bersikap proaktif juga berarti mampu membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai yang berlaku. Orang dengan proaktivitas tinggi mampu mengidentifikasi kesempatan dan mengambil tindakan yang tepat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, menampakkan inisiatif dan mempertahankannya sampai perubahan yang bermakna terjadi. Lawan dari proaktif adalah pasif atau reaktif, yaitu orang yang cenderung untuk beradaptasi atau berkompromi dengan keadaan, daripada berusaha merubah dirinya untuk memberikan pengaruh positif pada situasi disekitarnya.

Ciri-ciri Individu Proaktif.

1. Orang proaktif selalu bertanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, kondisi, atau pengkondisian untuk perilaku mereka. Perilaku adalah produk dari pilihan sadar, berdasarkan nilai, dan bukan produk dari suasana hati, conditioning, atau tekanan sosial yang diterima.
2. Orang proaktif menfokuskan upaya mereka pada lingkaran pengaruh (mencakup segala hal yang dapat dipengaruhi). Mereka mengerjakan hal-hal yang terhadapnya mereka dapat perbuat sesuatu. Sifat dari energi mereka adalah positif, memperluas dan memperbesar, yang menyebabkan lingkaran pengaruh mereka meningkat.
3. Berfokus pada lingkaran pengaruh, orang proaktif bekerja dari dalam ke luar (in side – out), yaitu berusaha memulai perubahan dengan mengubah dirinya lebih dahulu, bahkan dari yang paling dalam dari dirinya, yaitu dengan memeriksa kebenaran paradigma dan persepsi-persepsinya.
4. Orang proaktif hidup berpusat pada prinsip (principle centered) kemudian ia menerjemahkan prinsip-prinsip itu kedalam seperangkat nilai-nilai (values) yang telah dipilihnya dengan sadar. Berdasarkan nilai-nilai itulah ia mengarahkan pilihan sikap dan perilakunya.
5. Orang proaktif mengembangkan dan menggunakan “empat anugrah unik manusianya” secara optimal. Empat anugrah itu adalah seperti yang diyakini oleh pengikut madzhab psikologi humanistik sebagai sifat-sifat unik manusia yang membuatnya berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Covey menyebutkan “four unique himant gifts” itu adalah Self Awareness (kesadaran diri), Conscience (hati nurani), Creative Imagination (imajinasi kreatif) dan Independent Will (kebebasan kehendak).

Adil

Adil adalah dimana semua orang mendapat hak menurut kewajibannya. Adil adalah suatu sikap yang tidak memihak atau sama rata, tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang, tidak ada pilih kasih dan masih banyak lagi persepsi yang lainnya.
Sebenarnya adil bukan hanya tidak memihak, bukan cuman sama rata, tetapi ada banyak hal-hal yang menyangkut di dalamnya. Misalnya Hak, Kewajiban, Aturan atau Ketentuan adalah faktor yang harus dipenuhi untuk melahirkan suatu SIKAP ADIL.
Adil adalah suatu perbuatan yang mengindahkan ketentuan-ketentuan yang berlaku di dialam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan kita berpikir bahwa adil itu bisa terjadi apabila terdapat lebih dari satu objek, barulah adil itu bisa terlahir. Tapi sebenarnya itu adalah persepsi yang salah. Karen adil itu, hidup akan menjadi lebih sempurna.

Kerjasama

Kerjasama dimaksudkan sebagai suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau tujuan bersama. Karena dengan adanya kerjasama, maka pekerjaan yang tadinya berat pun akan terasa menjadi ringan. Seperti kata pepatah, "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing". Kerjasama dalam kehidupan sangatlah penting perannya. Hal itu dikarenakan manusia adalah makhluk sosialis yang artinya tidak bisa hidup sendiri. Selain itu, setiap manusia PASTI mempunyai kekurangan dan kelebihan. Kelebihan yang kita miliki dapat digunakan untuk membantu orang lain, sebaliknya, kekurangan yang kita miliki dapat kita kurangi dengan meminta bantuan orang lain. Kerjasama merupakan salah satu cara untuk cepat mencapai sebuah tujuan yang diinginkan oleh manusia hampir dalam semua aspek kehidupan.

Dengan menerapkan konsep kerjasama maka kita akan mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan yang berat atau membutuhkan kekuatan kelompok. Dalam hal ini tentunya harus ada batasan yang jelas ketika suatu kerjasama ditetapkan, agar kelak di kemudian hari tidak menjadi kabur apa tujuan dan manfaat dari kerjasama tersebut. Juga, supaya kerja sama yang terjalin tetap pada jalur yang sudah disepakati dan tidak menimbulkan konflik dalam kerjasama tersebut.

Bersemangat

Semangat adalah dorongan atau dukungan buat kita sehingga kita lebih kuat iman nya untuk mencapai sesuatu yg kita inginkan. sebuah semangat itu bukan hanya mesti ada di awal kita melakukan sesuatu. Tapi ia perlu dipertahankan dan dimunculkan terus menerus dalam menyelesaikan apa yang kita lakukan. Sehingga rasa semangat itu benar-benar menjadi energi kita dalam berproses. Arti semangat adalah bagaimana kita bisa membuktikan dan mempertahankan semangat itu sendiri. Tentunya bukan sebuah rencana diawal saja. Tapi dalam seluruh proses yang sudah kita inginkan dan kita jalankan sebaik mungkin dengan rangkaian rasa semangat tersebut.
Bersemangat adalah sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap orang. Karena dengan bersemangat menjalani sesuatunya, akan memberikan aura yang positif kepada orang tersebut maupun kepada pekerjaan yang dilakukan oleh orang tersebut. Dengan bersemangat, kita bisa mengusir rasa ketakutan, mengobati rasa lelah atau bisa mematahkan kesulitan. Dan dengan bersemangat, bisa membawa ke tempat yang kita inginkan. Semangat itu muncul dari sebuah keyakinan. Keyakinan itu merupakan sesuatu yang muncul karena dijalani bukan karena perkataan semata.

Sunday, 14 December 2014

Mengendalikan Diri

Seseorang dikatakan mampu mengendalikan diri, apabila ia memiliki kekuatan dan aturan yang ditetapkan dan dipatuhi oleh diri sendiri. Dengan demikian ia dapat berpikir, bersikap, bertindak, dan berperilaku sesuai dengan visi, misi, dan tujuan hidupnya. Pengendalian diri merupakan bagian penting dalam upaya untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada dan selalu muncul dalam mengahadapi kehidupan.
Dalam keadaan tertentu kadang sulit untuk mengendalikan diri sendiri dimana banyak hal yang mebuat ingin marah dan berontak. Semua itu timbul karena emosi yaitu perasaan yang timbul dalam diri kita sendiri secara alamiah, yaitu bisa berupa amarah, sedih, senang, benci, cinta, bosan, dan sebagainya yang merupakan efek atau respon yang terjadi dari sesuatu yang kita alami. Semua terjadi karena efek dari kurangnya pengendalian diri sendirir.
Langkah-langkah yang dapat dicoba untuk mengendalikan diri, yaitu:
  1. Kembali melihat situasi, untuk mengontrol amarah yang berlebihan, coba kembali melihat situasi dan pikirkan apa penyebabnya.
  2. Analisis masalah
  3. Selesaikan masalah dengan tenang dan kepala dingin.

Mengambil Resiko

Jika mau sukses, Anda harus berani mengambil resiko. The future belongs to the risk takers, not the security seekers. The more you seek security, the less of it you will have and the more you pursue opportunity, the more security you will achieve. ~Brian Tracy.

Banyak orang takut menghadapi RESIKO dalam hidup mereka karena memikirkan dampak negatif yang akan didapatkan bila keputusan yang mereka ambil ternyata salah. Padahal, kehidupan yang kita jalani setiap hari penuh dengan RESIKO. Jika kita berjalan kaki saja, resiko tertabrak tetap terjadi walaupun kita berjalan di lajur yang benar. Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru semakin sedikit keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan anda raih. Masa depan adalah milik mereka yang berani mengambil resiko. Maka dari itu, bila kita ingin hidup lebih maju lagi, kita harus siap mengambil dan menghadapi resiko apapun itu.

Mampu Beradaptasi

Sikap mudah beradaptasi sangat diperlukan oleh manusia untuk bersosialisasi. Hampir setiap hari kita menemukan orang baru dilingkungan yang berbeda, dimana setiap orang tentu mempunyai karakter yang berbeda pula. Belum lagi keadaan jiwa yang sedang dialami orang tersebut, apakah sedang sedih,bosan dan sebagainya. Berada di kondisi yang seperti ini, apa jadinya bila kita tidak mempunyai sikap untuk mudah beradaptasi? Tentu hal ini akan menghambat kita untuk bersosialisasi. Agar mudah beradaptasi, diperlukan suatu kepercayaan diri yang tinggi serta kuat. Beradaptasi juga diperlukan bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada cuaca, tempat, dan sebagainya. Oleh karena itu sikap mampu beradaptasi ini harus dimmiliki setiap orangagar mudah diterima di setiap kalangan. Setiap kehidupan di dunia ini tergantung pada kemamppuan beradaptasi terhadap lingkungannya secara arti luas.

Berkepribadian Menarik

Sebagai makhluk sosial, manusia tentu perlu untuk bersosialisasi. Memiliki kepribadian menarik merupakan hal yang lumayan penting dalam kehidupan sosial. Untuk mendapatkan banyak relasi/teman, tentu kita harus memiliki kepribadian yang menarik, baik itu secara fisik maupun karakter.
Berkepribadian menarik bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti mudah senyum dan ramah kepada semua orang. Seberapa berat cobaan yang sedang melanda Anda, cobalah untuk tersenyum. Sebab, senyum akan memberikan dampak dan aura positif kepada kita. Selain itu juga bisa menyebarkan keceriaan-keceriaan kepada lingkungan di sekitar. Dengan selalu ceria, orang lain akan menilai kita sebagai seseorang yang menyenangkan dan memiliki kepribadian yang menarik.

Memiliki Prinsip Hidup

PRINSIP atau pendirian sangat penting dalam kehidupan. Orang yang memiliki prinsip artinya memiliki ketegasan sikap dalam hidupnya. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki prinsip artinya hidupnya tanpa pedoman, tanpa sikap, tanpa pendirian, akan mudah terbawa arus dan akhirnya kehidupannya pun dapat dipastikan tidak akan mengalami kemajuan. Di bawah ini, ada beberapa prinsip yang harus anda miliki untuk mendapatkan kesuksesan, yaitu:
1. Tanggungjawab. Anda bertanggungjawab atas segala sesuatu yang ada dalam diri Anda, seperti pikiran Anda, perasaan, perkataan, dan sikap anda.
2. Nilai-nilai hidup. Nilai hidup layaknya seperti kompas, yang mengarahkan hidup Anda pada tujuan Anda yang sebenarnya yang merupakan prinsip Anda, yang menunjukkan siapa Anda. Ketika anda mengetahui nilai, prinsip dan siapa anda, maka anda akan tetap konsisten pada prinsip anda ketika Anda ingin mencapai tujuan anda.
3. Berhati-hati. Dengan berhati-hati dapat menurunkan tingkat stress seseorang, menurunkan tingkat depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan keselamatan, beruntung dalam hal psikologi, emosional, kesehatan rohani dan jasmani dan meningkatkan kepuasan hidup. Dengan memiliki kesadaran akan pentingnya sikap yang berhati-hati, anda akan lebih dekat pada kesuksesan anda.

Wednesday, 10 December 2014

PEDULI

Orang yang peduli adalah orang yang memperhatikan. Kepedulian terhadap orang lain dapat dilihat dari kepekaan seseorang akan kebutuhan orang lain dan kemampuan untuk memahami kondisi orang lain. Rasa peduli adalah perhatian kita terhadap situasi dan kondisi orang lain. Setiap orang perlu untuk mempunyai rasa peduli. Jika kita ingin dipedulikan atau diperhatikan orang lain, maka kita harus lebih dahulu menyebarkan rasa kepedulian kita terhadap orang lain.Setiap orang pasti merasa bahagia jika ada seseorang yang peduli dengannya. Begitu juga kita.

Rasa peduli tidak hanya kita berikan terhadap orang-orang terdekat saja. Peduli juga harus kita berikan kepada siapa pun. Contohnya saja kepada korban bencana alam. Meskipun kita tidak kenal dengan mereka, namun tidak berarti kita tidak memberikan kepedulian terhadap mereka. Peduli juga harus kita berikan kepada lingkungan atau alam. Oleh karena itu marilah kita tebarkan rasa peduli kepada siapapun dan apapun yang memang pantas untuk dipedulikan.

Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertang­gung jawab.Disebut demikian karena manusia, selain merupa­kan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk ‘I’uhan. Manusia memiliki tuntutan yang besar untuk bertanggung jawab mengingat ia mementaskan sejumlah peranan dalam konteks sosial, individual ataupun teologis.

Tanggung jawab bisa dikelompokkan dalam dua hal. Pertama, tanggung jawab individu terhadap dirinya pribadi. Dia harus bertanggung jawab terhadap akal(pikiran)nya, ilmu, raga, harta, waktu, dan kehidupannya secara umum. Dan yang paling penting adalah tanggung jawab terhadap Tuhannya. Tanggung jawab saya sebagai seorang muslim salah satunya adalah dengan menjalani perintahnya dan menjauhi larangannya. Kedua, tanggung jawab individu kepada orang lain dan lingkungan sosial di mana ia tinggal. Dengan kata lain, ia mempunyai kewajiban-kewajiban moral terhadap lingkungan sosialnya. Kewajiban sangat erat kaitannya dengan eksistensi seseorang sebagai bagian dari masyarakat. Kita sadar bahwa kalau kita tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap orang lain, tidak pantas bagi kita menuntut orang lain untuk bertanggung jawab pada kita. Kalau kita tidak berlaku adil pada orang lain, jangan harap orang lain akan berbuat adil pada kita.

Wednesday, 17 September 2014

DISIPLIN

Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya termasuk melakukan pekerjaan tertentu yang menjadi tanggung jawabnya. Disiplin yaitu latihan atau ketaatan pada aturan. Dengan melaksanakan disiplin, berarti semua pihak dapat menjamin kelangsungan hidup dan kelancaran kegiatan balajar, bekerja, dan berusaha. Oleh karena itu, disiplin merupakan salah satu karakter penting yang harus ditanamkan sejak dini kepada setiap orang.
Sejak kecil saya sudah diajarkan disiplin oleh orangtua ataupun sekolah. Disiplin yang telah diajarkan kepada saya, yaitu seperti membuang sampah pada tempatnya, datang tepat waktu, dan lain-lainnya. Untuk saat ini, saya harus pintar membagi waktu antara dunia perkuliahan maupun kegiatan-kegiatan di luar dunia perkuliahan agar keduanya berjalan seimbang dan tidak saling mengganggu satu sama lainnya. Untuk itu, disiplin watku sangat diperlukan untuk saya. karena apabila saya tidak disiplin, akan sulit untuk menjalankan keduanya dengan baik. Kemauan kerja keras yang diperoleh dari disiplin akan melahirkan mental yang kuat dan tidak mudah menyerah walaupun dalam keadaan tersulit sekalipun.

JUJUR

Jujur saja, dalam hal ini saya masih terus selalu berusaha untuk menjadi orang yang selalu bertindak jujur. Kenapa?Saya mengerti bahwa kejujuran itulah merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Jujur merupakan pondasi dari suatu kepercayaan. Kepercayaan merupakan suatu kunci dari berjalannya suatu hubungan yang baik, baik itu dalam pekerjaan, pembelajaran, maupun percintaan. Dan kita sebagai makhluk sosial harus selalu berhubungan dengan orang lain, dan apabila tidak ada 'kepercayaan' di dalam hubungan tersebut, maka akan sangat sulit dalam menjalani kegiatan sehari-hari.Dari kecil juga kita selalu diajarkan kejujuran, baik oleh orangtua maupun sekolah. Tapi jujur saja, saya masih menghalalkan kegiatan yang namanya "berbohong untuk kenaikan" agar tidak menyakiti perasaan orang lain. Namun saya tahu bahwa itu tidaklah benar karena pada dasarnya stiap manusia tidak suka dibohongi sekalipun seorang pembohong itu sendiri. Untuk itu saya akan belajar untuk selalu jujur apapun keadaannya. Saya percaya bahwa dengan tutur kata yang baik, berkata jujur kepada seseorang akan lebih menyenangkan dibandingkan harus berbohong hanya karena takut untuk menyinggung perasaan seseorang.

MENGENAL DIRI

Nama saya Farah Devina. Selama ini saya merasa sudah cukup mengenal diri saya dengan baik. Salah satu cara saya untuk mengenal diri adalah ketika saya mendapatkan cobaan atau tekanan, baik dari Tuhan maupun dari orang sekitar. Apakah saya termasuk orang yang sabar, suka mengeluh, pantang menyerah, tangguh, dan sebagainya dapat terlihat dari bagaimana cara saya menanggapi cobaan atau tekanan tersebut. Dan nyatanya, saya merupakan orang yang cukup sabar dalam menghadapi setiap cobaannya walaupun suka mengeluh, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Saya juga merupakan seorang yang moody, terkadang orang disekitar saya suka terkena imbasnya. Saya suka mendengarkan cerita orang lain dan merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri bagi saya apabila saya bisa membantu mereka keluar dari masalah. Saya orangnya pemalas, namun mempunyai motivasi yang tinggi dan terkadang itu membantu saya untuk mengatasi kemalasan saya ini. Jadi masalah yang utama dalam diri saya adalah 'kemalasan', untuk itu saya akan berusaha agar tidak malas lagi dalam kegiatan apapun. Semangat! :)