Pages

Wednesday, 23 September 2015

JUDUL PENELITIAN


  1. PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA PADA PT. XXX UNTUK PENINGKATAN KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD
  2. PENINGKATAN FASILITAS KAMAR RAWAT INAP VIP MELALUI PENERAPAN METODE VALUE ENGINEERING

Wednesday, 16 September 2015

RSK Daftar Pustaka

Judul :
ANALISA KINERJA PELAYANAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL (SERVICE QUALITY) DI RESTORAN RAWON SETAN CABANG BOGOR

Penulis : Teguh Permana
Nim : 416109010023

Kritik:

Tuesday, 8 September 2015

RSK SKRIPSI 2

JUDUL SKRIPSI :
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CPE FILM DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL PADA PT. MSI

NAMA PENULIS :  HAYU KARTIKA

RINGKASAN :

Monday, 7 September 2015

RSK SKRIPSI 1

JUDUL SKRIPSI : 
ANALISA PERENCANAAN PERSEDIAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU BENANG TZC 32 PADA PROSES SPINNING-1 DENGAN METODE MRP

NAMA PENULIS :  FIRMANSYAH
NIM                       :  41610010002

RINGKASAN SKRIPSI :
Di dalam skripsi tersebut bagaimana memproduksi benang dan kain tersebut serta kendala apa yang dihadapi PT. ARGO PANTES (tbk). Dari hasil penelitian dapat dilihat kebutuhan kapasitas produksi untuk melaksanakan MPS, jumlah kebutuhan material serta waktu pemesanan atau pembuatannya dalam rangka memenuhi permintaan produk akhir yang sudah direncanakan dalam MPS, menentukan besarnya kebutuhan minimal dari setiap material yang diperlukan, serta menentukan pelaksanaan rencana pemesanan yang berarti MRP mampu untuk memberikan indikasi kapan pemesanan atau pembatalan atas pemesanan harus dilakukan. PT. MERCU PRIMA (tbk) adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil terpadu, dengan memproduksi tekstil berkualitas tinggi dengan bahan dasar yang terbuat dari katun dan katun campuran (campuran kapas dan polyester) yang menghasilkan produk benang sampai kain. Lalu kendala yang dihadapi oleh perusahaan tersebut adalah bahan baku yang 95%nya harus di import, dan membutuhkan pengadaan yang lama dan biaya yang tidak efisien. Akibatnya beberapa kali order terkendala oleh pengiriman produk yang telat ke konsumen. Jadi ada kekurangan dalam melakukan produksi tanpa disadari oleh sistem produksi yang akurat baik dalam pengiriman maupun pemesanan bahan baku.

SARAN :
Menurut saya skripsi tersebut sudah baik, namun masih ada beberapa hal detail yang tidak dijelaskan di dalam skripsi. Selain itu dari keempat metode Material Requirement Planning (MRP) yang telah dilakukan (FOQ,FPR,LFL,EOQ) juga telah dijelaskan secara rinci oleh penulis.

KRITIK :
Sebaiknya penulis melakukan comparison (perbandingan) yang dapat membantu penulis untuk mengambil pilihan dari opsi yang ada.


Monday, 22 June 2015

10.3 Nilai dan Waktu Uang (1)

Ratna menyimpan uang sebesar Rp. 1.000.000,00 di Bank DKI dengan tingkat suku bunga 6 % setahun. Maka berapakah uang Ratna ditahun ke-4 ? 

Jawab : 
     - Dik : PV = Rp. 1000.000
                i    = 6 %
                n   = 4
    - Dit :  FV 4............................?
      Penyelesaian : 
      * Uang di tahun pertama                        * Uang di tahun ke-4
        FV1= PV (1+i)                                      FV 4= PV (1+i)4
               = 1.000.000 (1+0,06)            = 1.000.000 (1+0,06)4                   
               = 1.000.000 (1,06)                                 = 1.000.000 (1.06)4
               = 1.060.000                                            = 1.262.000

10.3 Nilai dan Waktu Uang

Dimas menyimpan uang sebesar Rp 2.500.000 dibank dengan tingkat suku bunga 8% setahun, uang pada tahun keempat adalah?

Jawab:
PV3   = Pv (1+i)^n
= Rp 2.500.000 (1+0.03)^4
= Rp 2.500.000 x 1,12550881
          = Rp 2.813.772.025

14.5 Pemahaman Kebijakan Fiskal

Apa dampak dari kebijakan fiskal?

Jawab:
Dampak dari kebijakan fiskal yaitu:

(i) Dampak terhadap sektor riil (permintaan agregat). Yang tdd komponen konsumsi pemerintah. Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam upaya pemantapan pelaksanaan desentralisasi fiskal, kontribusi terbesar dalam pembentukan konsumsi pemerintah berasal dari komponen belanja barang dan jasa oleh daerah dan komponen pembentukan modal tetap domestik bruto (PMTDB). Dengan stimulus belanja barang dan jasa serta PMTB, maka perekonomian dapat dipacu lebih tinggi; 
(ii) Dampak terhadap sektor moneter. Tetap ekspansifnya operasi fiscal pemerintah tersebut karena Pemerintah konsisten dengan upaya pemerintah untuk memberikan stimulus fiskal secara terukur dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi melalui belanja pemerintah. 
(iii) Dampak Neraca Pembayaran (Cadangan Devisa). Secara keseluruhan dampak operasi keuangan Pemerintah diperkirakan meningkatkan jumlah cadangan devisa nasional. 

Sumber: http://giyan-nevergiveup.blogspot.com/2013/03/pengertian-kebijakan-anggarankebijakan.htm